DAKWAH DIGITAL PENYULUH AGAMA
Sejak masa pandemik wabah covid-19 pertama kali masuk ke Indonesia pertengahan bulan maret tahun 2020 yang telah merubah hampir 180 derajat kebiasaan hidup kita yang selama ini berjalan normal dan teratur, berubah secara drastis karena virus corona yang mengakibatkan banyak terjadi musibah kematian, orang sakit karena covid terjadi dimana-mana hampir merata di seluruh dunia, covid-19 disease telah membuat kolaps sebuah negara maju sekalipun seperti Amerika, Italia, Prancis bahkan Inggeris tidak luput dari hantaman wabah virus covid-19 ini yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan China.
Ketersediaan RS dan tenaga kesehatan serta obat-obatan penunjang untuk pengobatan pasien covid-19 tidak berbanding lurus dengan membludaknya pasien yang terpapar covid alias over capacity, tidak bisa tertampung sehingga menimbulkan angka kematian pasien yang meningkat, kebutuhan oksigen naik, dan masalah lainnya.
Pemerintah berjibaku melawan covid-19 berkejaran dengan waktu demi untuk menyelamatkan nyawa rakyatnya, apapun dilakukan. Namun demikian, pemerintah tidak bisa sendirian melawan dan perang menghadapi covid-19 ini, negara membutuhkan bantuan dari semua elemen masyarakatnya untuk membantu mencegah penyebaran virus covid-19 dengan cara masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M secara ketat dimana pun, kapan pun, siapa pun yaitu : memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas ) plus melakukan vaksinasi sebagai benteng pertahanan kita agar terhindar dari covid-19
Saat ini, pemerintah demi untuk mengurangi rakyatnya yang terpapar covid-19 memberlakukan PPKM Darurat bagi wilayah P.Jawa dan bali kategori essesmen 3 dan 4, dimana penyebaran virus covid varian delta dari India sangat massif menginfeksi dan sangat mudah menular serta bergejala lebih parah. untuk itu mengharuskan masyarakat untuk kerja dari rumah ( WFH ) 100% bagi pekerja non essensial dan non kritikal, artinya lebih baik di rumah saja dalam melakukan peribadatan, pekerjaan, sekolah, dan lain-lain dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.
Begitu juga dengan kegiatan kepenyuluhan, yang biasa kita datang dan menghadiri suatu kegiatan MT, TPQ, mengisi ceramah dan sebagainya, selama masa PPKM D ini praktis semua tertunda demi untuk kebaikan bersama menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Semua kegiatan penyuluhan dialihkan ke berbasis media internet, memaksimalkan akun medsos yang ada seperti FB, IG, TW, You Tube atau platform digital lainnya sebagai media untuk memberikan penyuluhan dan membimbing kepada masyarakat tentang keagamaan dan pembanguan dengan bahasa agama secara lebih luas, massif, bisa diakses secara mudah dan kapan saja, segmen audience terbuka lebih banyak dan tidak terbatas.
Maka dari itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam ilmu agama pada saat ini, seorang penyuluh harus terus bisa mengupgrade keilmuannya termasuk masalah ilmu TIK agar dakwah kita bisa secara digital tidak konvensional semata. Penyuluh harus bisa menguasai dunia IT yang memang sudah menguasai seluruh aspek kehidupan kita yang serba digital ini. Jika tidak, penyuluh akan ketinggalan jaman dan ditinggalkan oleh masyarakat yang berasumsi bahwa waktu itu sangat berharga, butuh serba instan dan cepat menghasilkan dan sampai pada tujuan.
Melihat peluang yang ada, demi untuk membantu meningkatkan kemampuan SDM penyuluh dalam bidang TIK yang berjumlah 50rb org tersebar dari sabang sampai merauke, dalam hal ini DirJen Bimas Islam membuat kesepakatan kerja sama dengan Kominfo untuk memfasilitasi memberikan pelatihan TIK bagi penyuluh agama agar bisa dan mampu menguasai dunia teknologi dan informasi dewasa ini. Sehingga mampu bersaing dan memberikan warna dalam menuntun umat menjalankan perintah ajaranan agamanya melalui platform digital yang bisa mereka akses, dan penyuluh sebagai agen perubahan dalam bidang keagamaan dan pembangunan di tengah-tengah masyarakat harus ikut berperan aktif untuk mencegah dan memberantas hoax yang berbau sara yang akan merongrong keutuhan NKRI harga mati, ayo penyuluh bisa menjadi duta perdamaian bagi umat dengan toleransi beragama sebagai modal membangun bangsa dan negara indonesia untuk mencapai apa yang kita cita-citakan, yaitu mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera lahir dan bathin hidup aman dan tentram, aamiin


Kereen
BalasHapusmantaap...sukses sll Bu Rodhotul Janah
BalasHapusMantap sukses selalu
BalasHapusMakasih bunda atas support nya, semoga kita bisa semakin familiar dengan blog.spot
BalasHapus